Foto dari www.ephotozine.com
Anda
mungkin bertanya, kenapa kok, fotografer, terutama yang memakai kamera digital
SLR selalu mengunakan jendela bidik (viewfinder) untuk mengkomposisikan foto,
bukannya dengan mengunakan layar LCD mestinya lebih mudah dan jelas?
Ada
beberapa jawabannya antara lain:
1. Masih banyak kamera digital SLR yang
beredar tidak memiliki fitur live view, dimana Anda bisa melihat dan
mengkomposisikan gambar lewat layar LCD. Jadi fotografer terpaksa mengunakan
jendela bidik.
2.
Kalaupun ada fitur live view, teknologi
fitur ini masih rendah sehingga auto fokus sangat lama (sekitar 2 detik)
dibandingkan setengah detik di kamera saku biasa.
3. Jendela bidik di kamera digital SLR jauh
lebih besar dan jelas, hal ini dikarenakan sensor yang digunakan di kamera
digital SLR 6-7 kali lipat dari kamera saku biasa. Selain itu, Anda langsung
melihat dari lensa sehingga apa yang Anda lihat sangat akurat.
4.
Dengan merapatkan tubuh Anda dengan
kamera, kamera menjadi lebih steady dan mantap, sehingga membantu mengurangi
hasil foto yang kabur.
5. Di bawah cahaya yang terang seperti
dibawah cahaya matahari, layar LCD menjadi silau, dengan mengunakan jendela
bidik, hal tersebut tidak menjadi masalah.
Demikian
alasan-alasan mengapa banyak fotografer mengunakan jendela bidik daripada layar
LCD, jadi bukan karena untuk gaya-gayaan saja.
Sumber
:
http://www.infofotografi.com/blog/2009/10/mengapa-fotografer-lebih-banyak-mengunakan-jendela-bidik-viewfinder-layar-lcd/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar